GIANYAR - Bhabinkamtibmas Desa Siangan melaksanakan kegiatan KRING POLRI melalui sambang/monitoring ke peternak ( berkuku belah) Babi dan sapi di wilayah Desa Siangan Kecamatan Gianyar, Selasa (5/7) siang.


Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas memberikan edukasi dan sharing informasi sbb terkait gejala hewan ternak terjangkit PMK seperti gejala demam tinggi (mencapai 39°C) selama beberapa hari, tidak mau makan dan terjadi luka/lepuh pada daerah mulut (termasuk lidah, gusi, pipi bagian dalam dan bibir) dan keempat kakinya (pada tumit, celah kuku dan sepanjang coronary bands kuku atau batas kuku dengan kulit). Luka/lepuh juga bisa terjadi pada liang hidung, moncong, dan puting susu.


Adapun upaya pencegahan agar ternak tidak tertular PMK diantaranya Perlindungan pada zona bebas dengan membatasi gerakan hewan, pengawasan lalu lintas dan pelaksanaan surveilans dan Melarang pemasukan ternak dari daerah lain, terutama daerah tertular serta melakukan tindakan karantina dengan ketat.


Selain itu juga dapat menjaga kondisi ternak dengan manajemen pemeliharaan yang baik dan meningkatkan sanitasi serta mendesinfeksi kandang secara berkala.


Dari hasil sambang/monitoring pada kelompok  ternak dan peternak tersebut diatas didapatkan informasi bahwa hewan ternak di desa Siangan tidak ada terindikasi terjangkit PMK dan dalam keadaan sehat.


Bhabinkamtibmas menghimbau apabila ada hewan ternak yang sakit dan terindikasi terjangkit PMK agar segera melaporkannya/berkoordinasi dengan Petugas Lapangan UPTD Peternakan untuk segera dilakukan upaya penanganan lebih lanjut.  ***