Gianyar - Sebagai langkah konkrit dalam upaya untuk terus membangkitkan kedesiplinan sejak dini, Kapolsek Ubud Kompol I Gusti Ngurah Yudistira, S.H.,M.H. melaksanakan pendekatan terhadap anak-anak melalui Polri Mengajar dan Polisi Sahabat Anak.

Sabtu (11/03/2023).


Upaya pendekatan tersebut dilakukan dengan memberikan materi pembelajaran tentang pentingnya untuk tertib berlalu lintas sejak dini dan pembinaan serta penyuluhan kepada para siswa siswi SDN 3 Petulu, yang berlokasi di Banjar Laplapan, Desa Petulu, Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar. 


Kompol I Gusti Ngurah Yudistira, S.H., M.H. memberikan Materi  kepada siswa Siswi kali ini mengenai Pengenalan Rambu rambu lalu lintas dan diselipkan Bahaya Bullying serta dalam penyampaian di gunakan bahasa sederhana agar mudah dipahami oleh anak-anak dengan sesekali diselingi gurauan agar mereka tidak takut atau bosan.


Menurut salah seorang Guru, program "Polri Mengajar" ini merupakan kegiatan positif. Terlebih anak-anak di berikan penjelasan tentang pengenalan rambu rambu lalu lintas merupakan langkah yang sangat bagus sebagai upaya pencegahan pelanggaran sejak dini, selain itu penjelasan tentang tugas-tugas Polisi menjadikan anak-anak mengerti tentang hal-hal yang bisa melanggar hukum, semoga kegiatan seperti ini bisa berkesinambungan,” harap Guru tersebut.


"Polri Mengajar & Polisi Sahabat Anak merupakan sebuah program dari Kepolisian Negara Republik Indonesia yang mengarah pada anak-anak usia dini. Program ini bertujuan untuk menanamkan kedisiplinan dan memberikan proses pembelajaran tentang tata tertib berlalu lintas, serta kenakalan anak- anak/remaja sejak dini" 


Dengan dilaksanakan program Polri Mengajar diharapkan kasus-kasus yang melibatkan anak-anak seperti laka lantas maupun kenakalan remaja dapat diminimalisir, serta anak-anak dapat lebih mencintai Bangsa dan Negara sehingga akan termotivasi untuk menggapai cita-cita dalam upaya mewujudkan Indonesia Emas di tahun 2045 sebagai peringatan 100 tahun Indonesia merdeka ” tutup Kapolsek Ubud.  (*)