Menjelang Akhir Libur Nataru, Keamanan Bandara Ngurah Rai Diperketat
BADUNG – Menjelang berakhirnya masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai memperketat pengamanan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Jumat (2/1/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan arus balik wisatawan sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.
Puluhan personel kepolisian disiagakan di sejumlah titik strategis, mulai dari terminal kedatangan dan keberangkatan, area parkir, hingga akses keluar-masuk bandara. Pengamanan dilakukan melalui patroli rutin dan intensif, baik secara terbuka maupun tertutup.
Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ipda I Gede Suka Artana, S.H., mengatakan bahwa penguatan pengamanan merupakan bagian dari upaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jasa bandara.
“Kami memastikan seluruh area bandara berada dalam kondisi aman dan terkendali. Patroli kami tingkatkan, baik oleh personel berseragam maupun tidak berseragam, untuk mencegah potensi gangguan keamanan,” ujarnya.
Selain patroli, kepolisian juga bersinergi dengan pengelola bandara serta instansi terkait dalam memantau aktivitas penumpang melalui sistem CCTV dan pengamanan terpadu. Pemeriksaan di pintu masuk bandara turut diperketat guna mengantisipasi masuknya barang terlarang maupun potensi tindak kriminal.
Kasi Humas mengimbau para penumpang dan masyarakat agar tetap waspada serta mematuhi aturan yang berlaku di lingkungan bandara. Ia juga meminta pengguna jasa bandara segera melapor kepada petugas apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.
“Keamanan bandara adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap kerja sama dari seluruh pihak agar arus balik libur Nataru dapat berjalan aman dan lancar,” tegasnya.
Dengan pengamanan yang diperketat ini, Bandara I Gusti Ngurah Rai sebagai salah satu pintu gerbang utama pariwisata nasional diharapkan tetap kondusif hingga berakhirnya masa libur Nataru.
(hms26)

Tidak ada komentar: