Operasi Ketupat Agung 2026 Berakhir, Polda Bali Catat Penurunan Gangguan Kamtibmas 5,45%

 


Denpasar - Kepolisian Daerah Bali (Polda Bali) secara resmi mengakhiri pelaksanaan Operasi Ketupat Agung 2026 pada 25 Maret 2026. Selanjutnya,  dilanjutkan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 29 Maret 2026, guna mengantisipasi arus balik Lebaran serta meningkatnya aktivitas dan kunjungan wisatawan di wilayah Bali.


Selama 12 hari pelaksanaan operasi, Polda Bali mencatat capaian positif berupa penurunan gangguan kamtibmas sebesar 5,45 persen atau turun sebanyak 9 kasus. Pada tahun 2025 tercatat 165 kejadian, sementara pada tahun 2026 menurun menjadi 156 kejadian.


Selain itu, jumlah tindak kejahatan juga mengalami penurunan signifikan sebesar 12,69 persen atau turun sebanyak 17 kasus, dari 134 kejadian pada tahun 2025 menjadi 117 kejadian pada tahun 2026.


Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil sinergi seluruh personel pengamanan serta dukungan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas selama periode Lebaran.


“Penurunan angka gangguan kamtibmas dan kriminalitas ini menunjukkan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat Agung 2026 berjalan optimal. Kami mengapresiasi kerja keras seluruh personel di lapangan serta partisipasi masyarakat yang turut menjaga keamanan dan ketertiban,” ujarnya.


Namun demikian, Polda Bali juga mencatat adanya peningkatan pada angka kecelakaan lalu lintas. Pada tahun 2026 tercatat sebanyak 254 kasus, meningkat 21,53 persen dibandingkan tahun 2025 yang sebanyak 209 kasus. Jumlah korban meninggal dunia juga mengalami kenaikan dari 4 orang pada tahun 2025 menjadi 6 orang pada tahun 2026.


Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya edukasi dan penegakan hukum di bidang lalu lintas.


“Kami mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum digunakan. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” tambahnya.


Polda Bali juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga situasi kamtibmas yang kondusif selama arus balik Lebaran. Apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan atau membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat segera menghubungi layanan darurat Polri melalui nomor 110.


Secara umum, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Bali selama pelaksanaan Operasi Ketupat Agung 2026 terpantau aman, tertib, dan kondusif. ***

Tidak ada komentar: