Ops Ketupat Agung-2026: Polda Bali Layani Dua Perayaan Besar, Amankan Melasti Hingga Arus Mudik
DENPASAR - Pelaksanaan Operasi Ketupat Agung-2026 di Bali memiliki dinamika yang berbeda dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia. Pasalnya, dalam waktu yang hampir bersamaan dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, masyarakat Bali juga tengah bersiap menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948.
Kondisi ini membuat jajaran Polda Bali bekerja lebih ekstra untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan masyarakat dapat berlangsung aman, tertib, dan khidmat.
Salah satu bentuk pelayanan tersebut terlihat saat personel Subsatgas SAR Operasi Ketupat Agung-2026 melaksanakan pengamanan sekaligus pelayanan kepada masyarakat yang melaksanakan upacara Melasti di Pantai Padang Galak, Denpasar, Minggu (15/3/2026).
Dalam kegiatan ini, sebanyak 20 personel yang terdiri dari unsur Brimob, Samapta, dan Polairud diterjunkan untuk memastikan kegiatan keagamaan masyarakat berjalan dengan aman. Selain melakukan pemantauan situasi di lapangan, personel juga aktif menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat yang hadir.
Upacara Melasti di kawasan pantai tersebut diikuti kurang lebih 500 umat Hindu yang datang dari beberapa desa, di antaranya Desa Abiansemal, Desa Peguyangan, dan Desa Bongkasa.
Kehadiran umat yang cukup banyak, ditambah meningkatnya aktivitas masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri, membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi terpantau cukup padat.
Melihat situasi tersebut, personel Polri di lapangan tidak hanya melakukan pengamanan, tetapi juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar menjaga keselamatan dan memperhatikan barang bawaan.
Masyarakat juga diingatkan untuk selalu berhati-hati saat berkendara, mengingat tingginya mobilitas kendaraan di jalan raya selama berlangsungnya kegiatan keagamaan dan arus mudik.
Selain itu, untuk mengantisipasi kemungkinan keadaan darurat di area pantai, personel Polda Bali juga melakukan koordinasi dengan petugas penjaga pantai agar selalu siaga apabila terjadi insiden di perairan, seperti masyarakat yang terseret arus atau berada dalam kondisi membahayakan.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K. mengatakan bahwa Polda Bali berkomitmen memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh masyarakat yang sedang menjalankan kegiatan keagamaan maupun perjalanan mudik.
“Situasi di Bali memang cukup unik karena dalam waktu yang hampir bersamaan masyarakat merayakan dua hari besar keagamaan, yaitu Nyepi dan Idul Fitri. Oleh karena itu, melalui Operasi Ketupat Agung-2026 kami memastikan seluruh personel hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman, baik bagi umat yang melaksanakan rangkaian upacara keagamaan maupun masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, serta memperhatikan kondisi cuaca dan situasi di sekitar lokasi kegiatan.
“Dengan sinergi antara petugas dan masyarakat, kami berharap seluruh rangkaian kegiatan keagamaan di Bali dapat berjalan dengan aman, tertib, dan penuh kedamaian,” tutup Kabid Humas Polda Bali. (*)

Tidak ada komentar: