Ramadan, Polri Hadir Mengawal Kekhusyukan Ibadah Umat di Bali
DENPASAR - Di tengah lantunan ayat suci dan hangatnya kebersamaan saat berbuka puasa, Polda Bali memastikan umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
Kepolisian Daerah Bali menggelar Ops Cipta Kondisi (Cipkon) Agung-2026 dalam rangka Harkamtibmas menjelang hari raya besar keagamaan, selama delapan hari mulai dari tanggal 1-8 Maret 2026. Langkah ini bukan sekedar rutinitas tahunan.
Polda Bali mengintensifkan upaya preemtif, preventif hingga penegakan hukum secara terukur dan berkelanjutan. Personel Polri diterjunkan siang dan malam, menyatu dengan aktivitas masyarakat, menghadirkan rasa aman melalui pendekatan yang tegas namun tetap humanis.
Pada Rabu (4/3/2026) pukul 19.00 Wita, personel Polda Bali yang tergabung dalam Operasi Cipkon Agung melaksanakan patroli, penjagaan, dan pengaturan arus lalu lintas di Masjid Darussalam, Ubung, Denpasar. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh AKBP I Gusti Agung Purnama Wirahadi, S.T., dengan melibatkan 16 personel gabungan dari Brimob, Samapta, Pamobvit, Lalu Lintas, dan Polairud.
Berdasarkan informasi dari pengurus masjid bahwa di dalam Masjid Darussalam sedang berlangsung kegiatan buka puasa bersama yang turut dihadiri Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa. Jumlah jamaah rata-rata mencapai sekitar 700 orang per hari dan meningkat signifikan selama Ramadan.
Tingginya antusiasme masyarakat dalam beribadah tentu diiringi potensi kerawanan dan kepadatan lalu lintas, sehingga kehadiran aparat menjadi kebutuhan nyata. Pengamanan dilakukan secara profesional dan proporsional tanpa mengganggu kekhusyukan ibadah maupun rangkaian kegiatan masyarakat.
Selain melakukan penjagaan, personel juga aktif memberikan imbauan Kamtibmas kepada jamaah agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan. Masyarakat diajak berperan aktif menjaga lingkungan serta segera menghubungi layanan call center Polri 110 apabila menemukan indikasi tindak kriminalitas.
Pengaturan arus lalu lintas di depan masjid turut dilaksanakan guna mencegah kemacetan dan memastikan mobilitas jamaah tetap lancar serta aman.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K. menegaskan bahwa kepolisian tidak akan memberi ruang bagi potensi gangguan keamanan menjelang rangkaian hari besar keagamaan tersebut.
“Kami pastikan seluruh personel bekerja maksimal. Polri hadir siang dan malam untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Tidak ada kompromi terhadap gangguan Kamtibmas. Namun dalam setiap tindakan, kami tetap mengedepankan pendekatan humanis,” tegasnya di Mapolda Bali, Kamis (5/3/2026).
Ia menambahkan, keamanan merupakan fondasi utama agar masyarakat dapat beribadah dengan tenang dan merayakan hari besar keagamaan dalam suasana damai.
Di balik seragam yang dikenakan dan tugas yang dijalankan, ada komitmen yang tak pernah padam. Saat masyarakat terlelap, personel Polri tetap berjaga. Saat umat menundukkan kepala dalam doa, aparat memastikan lingkungan tetap kondusif.
Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang menghadirkan ketenangan. Dan di tengah suasana itu, Polda Bali memastikan negara benar-benar hadir. Tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga merawat rasa aman yang menjadi hak setiap warga. (*)

Tidak ada komentar: