Satgas Saber Pangan Polda Sidak Pasar di Hari Raya Idul Fitri, Pastikan Harga Stabil dan Stok Aman

 


Denpasar - Di tengah hangatnya suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, langkah sigap ditunjukkan Satgas Saber Pangan Polda Bali dengan turun langsung ke pasar tradisional.


Pengawasan ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan masyarakat dapat merayakan hari kemenangan tanpa dihantui kekhawatiran akan lonjakan harga dan kelangkaan bahan pokok.


Bertepatan dengan Idul Fitri, Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Provinsi Bali menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Kreneng, Jalan Kamboja, Denpasar, Sabtu (21/3/2026). Kegiatan ini menyasar langsung aktivitas jual beli serta memantau ketersediaan dan harga komoditas pangan utama.


Satgas ini melibatkan lintas instansi, antara lain Ditreskrimsus Polda Bali, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), serta Perum Bulog.


Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K. menjelaskan bahwa pengawasan difokuskan pada komoditas yang menjadi kebutuhan utama masyarakat saat hari raya.


“Komoditas yang kami pantau antara lain beras, telur, minyak goreng, kedelai, gula, jagung, cabai, bawang, dan daging. Kami juga berdialog langsung dengan para pedagang untuk mengetahui kondisi harga dan jalur distribusi,” ujarnya.


Ia menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga, menjamin keamanan, serta memastikan mutu pangan tetap terjaga selama momentum Ramadhan hingga Idul Fitri.


“Apa yang dilakukan Satgas Saber Pangan ini untuk memastikan masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga wajar dan kualitas yang baik saat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah,” tambahnya.


Dari hasil pemantauan sementara, harga bahan pangan di wilayah Bali, khususnya Denpasar, terpantau relatif stabil dan pasokan dinilai mencukupi kebutuhan masyarakat.


Meski demikian, Satgas Saber Pangan mengingatkan para pelaku usaha agar tidak menjual komoditas pangan di atas ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Sanksi akan diberikan secara bertahap bagi pelanggar, mulai dari teguran tertulis hingga pencabutan izin usaha.


“Pengawasan akan terus kami lakukan bersama instansi terkait. Kami juga mendorong distribusi yang lebih efisien agar pasokan tetap terjaga dan tidak terjadi lonjakan harga,” tegasnya.


Melalui pengawasan terpadu ini, Satgas Saber Pangan Polda Bali berharap masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan rasa aman dan tenang, tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan maupun harga bahan pokok. (*)

Tidak ada komentar: