Polda Intensifkan Pengawasan Harga Pangan, Satgas Sapu Bersih Pangan Turun ke Pasar hingga Distributor

 


Denpasar – Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di tengah kebutuhan masyarakat yang terus meningkat, Polda Bali melalui Tim Satgas Sapu Bersih Pangan (Satgas Saber Pangan) terus melakukan langkah antisipatif terhadap potensi kenaikan harga pangan di pasaran. Senin, (27/4/2026).


Tim Satgas Saber Pangan Polda Bali hadir langsung di lapangan dengan berkolaborasi bersama instansi pemerintah Provinsi Bali untuk melakukan pemantauan, pengawasan, serta penelusuran terhadap distribusi bahan pokok penting yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.


Adapun bahan pokok yang menjadi perhatian utama dalam pengawasan kali ini meliputi beras, minyak goreng, telur, bawang, dan cabai. Komoditas tersebut merupakan kebutuhan dasar yang setiap hari digunakan oleh masyarakat, sehingga kestabilan harga dan ketersediaannya harus tetap terjaga.


Kegiatan pengawasan dilakukan secara menyeluruh mulai dari pasar tradisional, pusat distribusi, hingga distributor besar guna memastikan tidak terjadi praktik penimbunan, permainan harga, maupun kelangkaan barang yang dapat merugikan masyarakat.


Tim Satgas Saber Pangan Polda Bali bersama dinas terkait melakukan pengecekan langsung terhadap stok barang, harga jual, serta jalur distribusi guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan gejolak di tengah masyarakat.


Kabid Humas Polda Bali menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata Polda Bali dalam menjaga stabilitas pangan serta melindungi masyarakat dari potensi lonjakan harga yang tidak wajar.


“Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang stabil dan terjangkau. Polda Bali bersama Satgas Saber Pangan akan terus melakukan pengawasan dari hulu hingga hilir, mulai dari distributor hingga pasar tradisional, agar tidak ada praktik penimbunan maupun permainan harga yang merugikan masyarakat,” ujar Kabid Humas Polda Bali.


Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan para pelaku usaha sangat penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah serta stabilitas ekonomi masyarakat Bali.

Langkah ini mendapat respon positif dari masyarakat dan para pedagang. Mereka menyambut baik kehadiran Tim Satgas Saber Pangan yang dinilai mampu memberikan rasa aman dan kepastian terhadap stabilitas harga kebutuhan pokok.


Salah satu pedagang di pasar tradisional mengungkapkan bahwa pengawasan tersebut sangat membantu pedagang kecil agar harga tetap terkendali dan distribusi barang berjalan lancar.


“Kami merasa lebih tenang karena ada perhatian langsung dari pemerintah dan kepolisian. Dengan pengawasan seperti ini, harga lebih terkontrol dan masyarakat juga tidak panik saat membeli kebutuhan pokok,” ujarnya


Masyarakat juga berharap kegiatan pengawasan seperti ini dapat dilakukan secara rutin agar tidak terjadi lonjakan harga secara tiba-tiba, terutama menjelang hari besar keagamaan dan musim tertentu yang biasanya memicu kenaikan harga pangan.


Polda Bali menegaskan akan terus melakukan pengawasan secara berkelanjutan dan tidak segan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan situasi dengan melakukan pelanggaran hukum di bidang pangan.


Melalui sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah, diharapkan stabilitas harga pangan di Bali tetap terjaga, distribusi berjalan lancar, dan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar dan terjangkau. (*)

Tidak ada komentar: