Upacara Penglukatan Banyu Pinaruh Gratis di Pantai Abian Kapas Khidmat dan Lancar
Tabanan – Kegiatan upacara yadnya Penglukatan Banyu Pinaruh yang digelar secara gratis bagi masyarakat umum berlangsung khidmat di Pantai Abian Kapas, Desa Beraban, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan, Minggu (5/4/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 Wita tersebut dipuput oleh dua sulinggih, yakni Ida Pandita Empu Nabe Dwi Kusuma Nanda dari Griya Umasari dan Rsi Agung Witadarma dari Griya Tegal Mengkeb. Tercatat sekitar 150 masyarakat turut mengikuti prosesi penglukatan yang sarat makna spiritual tersebut.
Acara ini diselenggarakan oleh Yayasan Bhakti Yoga Dharma sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi umat yang ingin melaksanakan yadnya namun terkendala biaya.
Kapolsek Seltim AKP I Dewa Made Pramantara, S.H, seijin Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati, S.I.K.,M.H mengatakan bahwa,
Kegiatan ini juga merupakan pelaksanaan keempat, yang mencerminkan komitmen yayasan dalam menjaga eksistensi serta keberlanjutan pelayanan spiritual kepada masyarakat.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya perwakilan Bupati Tabanan yang diwakili oleh Plt. Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan, Kapolres Tabanan yang diwakili Kapolsek Selemadeg Timur AKP I Dewa Made Pramantara, S.H., Camat Selemadeg Timur I Wayan Sudarya, S.Sos., M.Si, serta anggota DPRD Tabanan I Made Muskadana.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, baik dari unsur pemerintah, kepolisian, maupun para donatur dan relawan. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud gotong royong dalam membantu masyarakat untuk melaksanakan yadnya dengan biaya yang lebih ringan namun tetap bermakna.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa Banyu Pinaruh memiliki makna penyucian diri, yang berasal dari kata “banyu” (air kehidupan) dan “pinaruh” (pengetahuan), sebagai simbol pembersihan pikiran dari kegelapan serta upaya mendekatkan diri kepada Ida Sanghyang Widhi Wasa melalui ilmu pengetahuan dan ajaran Dharma.
Di akhir kegiatan, perwakilan Pemerintah Kabupaten Tabanan menyerahkan sarana canang dari Bupati Tabanan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan yadnya tersebut.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 08.00 Wita dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta lancar berkat sinergi seluruh pihak, termasuk pengamanan dari jajaran Polsek Selemadeg Timur.
(Humas Polsek Seltim)

Tidak ada komentar: