Danrem 083/Bdj Lepas Prajurit ke Satuan Kewilayahan, Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat


Malang – Dalam rangka meningkatkan efektivitas pembinaan teritorial di wilayah Jawa Timur bagian timur, Komandan Korem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf. Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., memimpin acara korps raport pelepasan personel Makorem 083/Bdj yang akan memperkuat satuan-satuan jajaran Korem 083/Bdj, Kamis (18/6/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Aula Makorem 083/Bdj tersebut menjadi bagian dari langkah strategis organisasi dalam mengoptimalkan pelaksanaan tugas kewilayahan sekaligus memenuhi kebutuhan personel di sejumlah satuan teritorial yang tersebar di wilayah Malang Raya hingga Banyuwangi.


Dalam arahannya, Danrem menjelaskan bahwa penguatan personel pada satuan jajaran merupakan bagian dari upaya menjaga kesiapan organisasi agar mampu menjalankan tugas pembinaan teritorial secara maksimal. Menurutnya, keberadaan prajurit di wilayah menjadi ujung tombak dalam membangun kemanunggalan TNI dengan rakyat.


Danrem menegaskan bahwa setiap prajurit yang mendapat penugasan baru harus segera menyesuaikan diri dengan kondisi wilayah, memahami budaya dan karakter masyarakat setempat, serta mampu membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh unsur yang ada di daerah tugasnya.


"Wilayah tugas yang baru adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kenali masyarakatnya, pahami karakter wilayahnya, dan jadilah prajurit yang mampu memberikan solusi serta manfaat bagi lingkungan sekitar," ujar Danrem.


Selain menjaga profesionalisme dan disiplin keprajuritan, para personel juga diminta untuk mengedepankan komunikasi sosial yang humanis sebagai bagian dari pelaksanaan tugas pembinaan teritorial. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat.


Melalui penguatan personel tersebut, Korem 083/Baladhika Jaya berharap fungsi pembinaan teritorial dapat berjalan semakin efektif, adaptif, dan responsif terhadap dinamika wilayah. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penjaga stabilitas, tetapi juga mitra masyarakat dalam mendukung pembangunan, memperkuat persatuan, serta membantu mengatasi berbagai kesulitan rakyat di wilayah binaan. :::

Tidak ada komentar: