Polsek Blahbatuh Imbau Masyarakat Waspadai Gelombang Laut Tinggi
GIANYAR — Polsek Blahbatuh mengimbau masyarakat yang melaksanakan aktivitas maupun kegiatan keagamaan di kawasan pesisir pantai agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca dan potensi gelombang laut tinggi. Imbauan tersebut disampaikan menyusul peristiwa gelombang besar yang menerjang kawasan tempat warga melaksanakan rangkaian upacara ngelangkir di Pantai Masceti, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 08.00 WITA.
Dalam peristiwa tersebut, sekitar 15 warga dari wilayah Tuban, Kabupaten Badung, dan Tedung, Kabupaten Gianyar, sedang mengikuti rangkaian upacara ngelangkir yang dipuput oleh Ida Resi dari Griya Tedung. Saat hendak melaksanakan muspa sebagai bagian dari puncak upacara, gelombang besar datang dan mencapai kawasan pelaksanaan kegiatan, sehingga sarana upacara serta peserta terdorong hingga Seorang peserta mengalami luka lecet dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Kasih Ibu untuk mendapatkan penanganan medis.
Menyikapi kondisi tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Medahan bersama personel Satpolairud, personel Pos Pantai, anggota Polsek Blahbatuh, Babinsa dan Balawista melaksanakan pemantauan di kawasan pesisir. Petugas juga memberikan imbauan secara humanis kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, tidak terlalu dekat dengan bibir pantai, memperhatikan perubahan cuaca dan kondisi gelombang, serta mengutamakan keselamatan selama melaksanakan kegiatan di kawasan pesisir.
Kapolsek Blahbatuh Kompol Luh Putu Sri Sumartini, S.H., M.H., menerangkan bahwa keselamatan masyarakat merupakan hal utama yang harus menjadi perhatian bersama, khususnya ketika terdapat potensi cuaca dan gelombang laut tinggi.
Masyarakat diharapkan tidak mengabaikan kondisi alam dan selalu mengecek informasi prakiraan cuaca serta kondisi gelombang melalui sumber resmi BMKG sebelum melaksanakan aktivitas di laut maupun kawasan pantai.
Polsek Blahbatuh mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan dengan tidak memaksakan diri beraktivitas di kawasan pantai apabila kondisi cuaca dan gelombang kurang bersahabat.
Berdasarkan peringatan dini BMKG, pada 11 Agustus 2026 pukul 08.00 WITA hingga 14 Agustus 2026 pukul 08.00 WITA terdapat potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Bali. Masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jasa transportasi laut, diimbau selalu memperhatikan perkembangan cuaca, menggunakan perlengkapan keselamatan dan mematuhi arahan petugas.
Jaga keselamatan, jangan abaikan cuaca. Polri hadir untuk memberikan rasa aman dan mengajak masyarakat bersama-sama mengutamakan keselamatan. :::

Tidak ada komentar: