Kapolres Gianyar Sambangi Siswa SMA Negeri 1 Blahbatuh Ajak Jauhi Narkoba dan Tertib Berlalu Lintas


GIANYAR – Dalam upaya membangun generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan taat hukum, Kapolres Gianyar AKBP James I. S. Rajagukguk, S.I.K., M.H., melaksanakan kegiatan Quick Wins Polisi Peduli Pendidikan (Polidik) bersama siswa-siswi SMA Negeri 1 Blahbatuh, Senin (26/10/2026).


Kegiatan  berlangsung di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Blahbatuh, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, dan diikuti sekitar 400 siswa-siswi, didampingi kepala sekolah serta para guru.


Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Gianyar didampingi Kabag SDM Polres Gianyar Kompol Made Sutika, Kapolsek Blahbatuh Kompol Luh Putu Sri Sumartini, S.H., M.H., Kasat Reskrim AKP M. Guruh Firmansyah Situmorang, S.Tr.K., S.I.K., Kasatbinmas AKP Maxen Maksalina Tallo, serta sejumlah pejabat utama Polres Gianyar dan jajaran Polsek Blahbatuh.


Kepala SMA Negeri 1 Blahbatuh menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Kapolres Gianyar beserta jajaran. Ia mengungkapkan bahwa kehadiran Kapolres merupakan kesempatan berharga bagi para siswa untuk mendapatkan edukasi langsung mengenai pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif serta memahami hukum sejak dini.


Dalam arahannya, Kapolres Gianyar menegaskan bahwa para pelajar merupakan generasi emas yang akan menjadi penerus kepemimpinan bangsa. Oleh karena itu, para siswa diharapkan mampu mengembangkan potensi diri, memiliki cita-cita yang jelas, serta membangun karakter positif untuk meraih masa depan yang lebih baik.


“Adik-adik sekalian adalah generasi emas dan calon pemimpin masa depan. Jangan pernah takut untuk bermimpi dan bercita-cita setinggi mungkin. Namun, ingatlah bahwa untuk meraih masa depan yang baik, kalian harus membekali diri dengan ilmu pengetahuan, disiplin, karakter yang kuat, serta kemampuan untuk memilih pergaulan yang positif,” ujar AKBP James I. S. Rajagukguk.


Kapolres juga mengingatkan para siswa agar berani mengatakan tidak terhadap narkoba dan segala bentuk penyalahgunaan zat terlarang.

Menurutnya, narkoba merupakan ancaman serius yang dapat merusak kesehatan, menghancurkan masa depan, serta menghambat tercapainya cita-cita generasi muda.


“Saya mengajak seluruh siswa untuk berani mengatakan tidak pada narkoba. Jangan pernah mencoba hanya karena rasa ingin tahu atau mengikuti ajakan teman. Sekali terjerumus, dampaknya bisa sangat besar bagi kesehatan, pendidikan, keluarga, dan masa depan kalian. Jadilah generasi yang cerdas, berprestasi, dan mampu menjaga diri dari pengaruh negatif,” tegasnya.


Selain membahas bahaya narkoba, Kapolres Gianyar juga mengingatkan para pelajar agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan vape atau rokok elektrik, khususnya cairan yang tidak jelas kandungan dan asal-usulnya. Ia mengimbau siswa agar tidak sembarangan menerima atau menggunakan produk yang berpotensi membahayakan kesehatan maupun mengandung zat terlarang.


Dalam sesi penyuluhan dan dialog interaktif, sejumlah siswa mengajukan pertanyaan mengenai penyalahgunaan narkoba, pelanggaran lalu lintas, serta risiko penggunaan vape yang diduga dicampur dengan zat narkotika.


Menanggapi pertanyaan tersebut, Kapolres bersama jajaran memberikan penjelasan mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, konsekuensi hukum yang dapat timbul, serta pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.


“Keselamatan di jalan raya harus menjadi prioritas. Patuhi aturan lalu lintas, gunakan perlengkapan keselamatan, dan jangan berkendara secara ugal-ugalan. Begitu juga dalam pergaulan, jangan mudah terpengaruh ajakan yang dapat merugikan diri sendiri. Jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba, segera sampaikan kepada guru, orang tua, atau pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” tambah Kapolres.


Kapolres Gianyar juga mendorong para siswa untuk memanfaatkan masa sekolah dengan kegiatan yang bermanfaat, mengembangkan kemampuan diri, serta menjauhi berbagai perilaku berisiko, termasuk penyalahgunaan narkoba dan judi online yang dapat berdampak buruk terhadap kondisi ekonomi, kehidupan sosial, kesehatan mental, dan kelangsungan pendidikan.


Menurutnya, keberhasilan generasi muda tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh kedisiplinan, integritas, tanggung jawab, dan kemampuan mengambil keputusan yang tepat dalam kehidupan sehari-hari.


Melalui Program Quick Wins Polisi Peduli Pendidikan (Polidik), Polres Gianyar berkomitmen untuk terus membangun kedekatan dengan lingkungan pendidikan sekaligus meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pelajar. :::

Tidak ada komentar: