Polsek Payangan bersama Instansi respon cepat Penanganan sejumlah Bencana alam di Payangan
Gianyar – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, pada Senin (2/11/2026), mengakibatkan sejumlah bencana alam berupa tanah longsor dan kerusakan badan jalan di beberapa lokasi. Menindaklanjuti kejadian tersebut, Polsek Payangan bersama TNI, pemerintah desa, petugas terkait, dan masyarakat melakukan pengecekan serta penanganan di lokasi terdampak.
Kapolsek Payangan AKP I Putu Budiartama, S.H., M.H., bersama Danramil Payangan dan personel terkait turun langsung untuk memastikan kondisi di lapangan serta berkoordinasi dalam upaya penanganan bencana.
Bencana pertama terjadi sekitar pukul 01.30 WITA di Banjar Yeh Tengah, Desa Kelusa. Tanah longsor pada lahan persawahan mengakibatkan akses jalan menuju Pura Mengening tertutup material tanah. Selain itu, kabel listrik milik PLN dilaporkan melintang di jalan sehingga memerlukan penanganan lebih lanjut. Petugas telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Gianyar dan PLN. Hingga laporan diterima, pembersihan material masih menunggu penanganan petugas terkait, sedangkan akses jalan hanya dapat dilalui kendaraan roda dua.
Selanjutnya, sekitar pukul 03.00 WITA, tanah longsor terjadi di Banjar Gambih, Desa Buahan, yang mengakibatkan badan jalan jebol sepanjang kurang lebih 15 meter dengan lebar sekitar 7 meter. Kondisi tersebut menyebabkan jalan tidak dapat dilalui kendaraan. Petugas telah melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan instansi terkait serta pemerintah desa. Masyarakat diimbau menggunakan jalur alternatif karena kondisi di sekitar lokasi masih rawan dan terdapat longsor susulan.
Sementara itu, di Jalan Raya Buahan, Banjar Susut, Desa Buahan, longsor terjadi sekitar pukul 06.00 WITA dan mengakibatkan material tanah menutupi sebagian badan jalan dengan ketebalan sekitar 40 sentimeter. Personel Polsek Payangan bersama Danramil Payangan, petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gianyar, dan masyarakat setempat melakukan pembersihan. Pada pukul 09.45 WITA, material longsor berhasil dibersihkan dan arus lalu lintas kembali normal.
Kapolsek Payangan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat curah hujan yang tinggi dapat menyebabkan tanah menjadi labil dan memicu longsor susulan.
“Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat beraktivitas maupun melintasi jalur yang rawan longsor. Hindari lokasi yang mengalami kerusakan dan gunakan jalur alternatif apabila jalan belum aman dilalui. Kami bersama TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait terus berkoordinasi untuk mendukung penanganan bencana serta menjaga keselamatan masyarakat,” ujarnya.
Dalam rangkaian kejadian tersebut, tidak terdapat laporan korban jiwa. Polsek Payangan bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan dan koordinasi untuk memastikan penanganan dampak bencana berjalan dengan baik.
Masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan potensi bencana atau kondisi yang membahayakan keselamatan, terutama saat hujan deras berlangsung. ::::

Tidak ada komentar: