Sub Satgas Cadangan KTT AIS Siap Amankan Para Tamu Negara dan Spouse Dalam Kegiatan Inkognito


Badung - Dibawah Komando Satuan Tugas Pengamanan Wilayah (Satgas Pamwil), Sub Satgas Cadangan memiliki tugas pokok melaksanakan Pengamanan pada Ring 2 dan Ring 3 untuk Para Tamu Negara dan spouse (pasangannya) di seluruh obyek kegiatan Inkognito atau di luar dari jadwal yang dikunjungi saat berlangsungnya kegiatan Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) Archipelagic and Island States (AIS) Forum 2023 di Bali.


Dalam keterangannya saat ditemui usai melaksanakan Apel Pagi di Mako Denkav 4/SP, pada Rabu (11/10/2023), Komandan Sub Satgas Cadangan Letkol Inf M. Adriansyah menyampaikan bahwa Sub Satgas Cadangan dibagi menjadi 11 Pasukan Inkognito yang dipimpin oleh masing-masing Komandan Komplek (Danplek), yang dalam tugasnya menggunakan pakaian batik pada Ring 2 dan pakaian dinas bersenjata lengkap pada Ring 3.


"Kegiatan yang dilaksanakan sambil menunggu perintah dari Komandan Satgas Pamwil, para personel Sub Satgas Cadangan standby siap gerak dan melaksanakan latihan Penanggulangan Huru Hara (PHH) dengan berbagai perlengkapannya yang dimiliki oleh seluruh Satuan Tempur dan Bantuan Tempur di Bali, seperti Yonif Raider 900/SBW, Yonif Mekanis 741/GN, Yonzipur 18/YKR dan Denkav 4/SP," jelasnya.


Selain dipersenjatai dengan senjata perorangan yang melekat pada tiap personel, Letkol Adriansyah juga menyebutkan bahwa Sub Satgas Cadangan juga didukung dengan kendaraan Truk pengangkut personel yang disiapkan oleh Unsur Pendukung Banmin sebanyak 30 unit.


"Dalam pelaksanannya apabila suatu saat dibutuhkan, Sub Satgas Cadangan nantinya akan mendapat perintah langsung dari Asisten Operasi Satgas Pamwil melalui Radio atau Handy Talkie (HT). Kemudian para personel yang telah siap langsung melaksanakan pergerakan menuju sasaran," pungkas Letkol Adriansyah yang kesehariannya juga menjabat sebagai Dansecaba Rindam IX/Udayana.


Pihaknya berharap, KTT AIS Forum 2023 ini dapat berjalan dengan lancar sampai dengan akhir kegiatan dan para tamu negara merasa nyaman melaksanakan kegiatan internasional tersebut di Bali, sehingga tentunya Indonesia akan menerima apresiasi serta tanggapan dan dampak positif bagi pariwisata di Bali. (Pendam IX/Udy)

Posting Komentar

0 Komentar