Gianyar-bertempat di areal parkir TMP/Damkar Gianyar,  Kel. Bitra,  Kec. Gianyar, Kab. Gianyar telah dilaksanakan kegiatan Peningkatan kemampuan Bhabinkamtibmas dalam  penanggulangan  kebakaran tingkat awal (25/11/2023)


Dalam kegiatan latihan di pandu dan dilatih langsung oleh personil  Damkar Kabupaten Gianyar sebanyak 5 personil yang diarahkan oleh Kabid Damkar Putu Pradana Kamajaya. 


Dihadiri Kabid Damkar Kab. Gianyar Putu Pradana Kamajaya, bersama 5 orang personil, Kasat Binmas Polres Gianyar AKP I Wayan Antariksawan, S.H.,M.H. bersama anggota, Kanit Binmas Polsek Gianyar, AKP I Ketut  Suarnata,SH, KBO Binmas Polres Gianyar IPTU Putu Pasek Purnayasa, Kanit Bhabinkamtibmas Sat Binmas Polres Gianyar,  AIPTU AA Trimantara dan  Babinkamtibmas Polsek Gianyar  sebanyak 17 orang.


Diawali dengan Arahan oleh Kasat Binmas Polres Gianyar  kepada seluruh Bhabinkamtibmas yang telah hadir, dalam pelatihan agar diperhatikan degan serius karena latihan ini sangat bermanfaat. nanti bisa diteruskan ke wilayah binaanya seperti sekolah - sekolah, banjar atau komunitas sehingga setidaknya warga menjadi tahu dan punya pengetahuan dasar cara pemadaman api ditingkat awal, ungkap Antariksawan. 


Kabid Damkar dalam arahanya menyampaikan bahwa secara teori semua bisa mengetahui cara memadamkan api, namun secara praktek kami di Damkar hampir setiap hari  melakukan pemadaman bahkan sampai keluar kabupaten. Disini kami bukan menggurui namun kami hanya memberikan sharing tentang tata cara pemadaman api sebelum meluas, ungkap Putu Pradana,


"Penyebab kebakaran ada tiga faktor  yaitu  alam, manusia dan penyalaan sendiri dan tiga penyebab munculnya api yang sering disebut segi tiga api yaitu  panas, oksigen dan  dan bahan bakar, sehingga salah satu cara untuk menghentikan kebakaran tersebut adalah menghentikan salah satu penyebab kebakaran itu" lanjutnya


Kegiatan dilanjutkan dengan praktek pemadaman api, dengan cara tradisional dengan  mempergunakan kain basah dan cara modern dengan mempergunakan APAR. Cara penyimpan APAR dan membawa saat kejadian juga disampaikan. Seluruh Bhabinkamtibmas diberikan kesempatan untuk praktek cara memadamkan api dengan kain dan APAR. 


Selain kemampuan memadamkan api dengan cara tradisional dan modern juga diperkenalkan alat -alat untuk menangkap ular dan tawon beracun serta cara penggunaanya. (*)