Iklan

Nasional

Di Hari Puncak Pekan Syawalan, Antusias Masyarakat Prosesi Larungan Kepala Kerbau

Redaksi
Rabu, 17 April 2024, April 17, 2024 WIB Last Updated 2024-04-17T10:54:31Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Jepara - Tradisi pesta laut,lomban sudah menjadi tradisi adat dengan melarung sesaji berupa kepala Kerbau di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kelurahan Ujung Batu Kec. Jepara Kab. Jepara(17/04/2024)

Hadir dalam kegiatan Pj. Bupati Jepara Edy Supriyanta, ATD. S.H. MM, Dandim 0719 Jepara Letkol Inf Mokhamad Husnur Rofiq, S.I.P, Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, S.I.K. M.PICT. M.Krim, Ketua DPRD Jepara H. Haizul Ma'arif, S.H,

Kajari Jepara diwakili Plt. Kasi Intelijen Kejari Jepara Sulistyo Utomo, S.H. M.H,

Ketua PN Jepara Dr. Rightmen M.S Situmorang, S.H. M.H, Ketua PA Jepara diwakili Wakil Ketua PA Jepara M. Safi'i, S.Ag, Sekda Jepara Edy Sujatmiko, S.Sos. M.H. MM,

Para Asisten Setda Jepara Unsur Pimpinan OPD Jepara Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kab. Jepara Soediyatno

 Unsur Muspika Kota Jepara, Camat se Kab. Jepara, Masyarakat Kab. Jepara ± 1.000 orang

Ketua Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kab. Jepara Soediyatno Menyampaikan

Seluruh nelayan mengucapkan selamat idul fitri 1445 H, semoga semua kesalahan nelayan kita bisa dimaafkan para Forkopimda dan Pemkab Jepara.

Lomban ini merupakan tradisi masyarakat Jepara, yaitu untuk malarung sesaji, dilaksanakan seminggu setelah Lebaran. Tujuannya sebagai rasa terima kasih para nelayan karena diberikan rejeki, dan mudah-mudaha dengan larung tahun ini pendapatapan nelayan lebih baik ke depanya, terima kasih pada bapak Pj Bupati, di kondisi seperti ini, Pemkab masih memikirkan nelayan, nelayan dapat bantuan beras paceklik.

Semua nelayan masih memiliki kendala. Kami berharap perbaikan pada Kali Wiso agar nelayan keluar masuk bengan mudah. Kali Wiso bisa untuk masuk ke TPI, tapi karena keadaan seperti itu maka harus sandar lebih jauh dan hasil ikan diangkut dengan kapal lain. Itu keluar biaya lagi,"himbaunya.

Kali wiso sangat crowded sekali. Keluar dari wiso saja sulit, apalagi masuk,

Memang sudah ada pengerukan, harapan kami ada break water dibangun. Itu akan sangat membantu,"menambahkan.

Di tempat yang sama Pj. Bupati Jepara Edy Supriyanta, ATD. S.H. MM,

Kami mengucapkan Selamat Idul fitri

1445 Hijriah, Minal Aidin Wal Faizin kepada seluruh masyarakat yang hadir pada hari ini,

sesuai tradisi masyarakat Jepara, seminggu setelah lebaran kita biasanya melaksanakan pesta lomban dimana terdapat prosesi larungan kepala kerbau,tradisi ini menjadi ciri khas masyarakat Jepara dan menjadi warisan budaya yang sudah dilaksanakan secara turun-temurun, Prosesi ini harus kita maknai sebagai wujud rasa syukur masyarakat Jepara khususnya nelayan kepada Allah Swt, Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki dari lautan sebagai sumber mata pencaharian masyarakat Jepara,semoga kita semua senantiasa diberikan keselamatan dan keberkahan, saat mengikuti prosesi ini nanti, tetap berhati-hati dan jaga keselamatan. Mari kita laksanakan prosesi pada hari ini dengan penuh semangat dan kegembiraan, serta yang terpenting penuh dengan rasa syukur kepada Allah Swt."pesanya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pelarungan kepala kerbau di perairan laut wilayah Kec. Jepara Kab. Jepara sejauh ± 2 mil dari Dermaga TPI Ujung Batu Jepara dengan menggunakan 2 Kapal Nelayan. 

Pelarungan sesaji kepala kerbau tersebut diikuti sekitar 100 kapal nelayan milik masyarakat Jepara.(Nar)

Komentar

Tampilkan

Terkini