GIANYAR-Media sosial merupakan salah satu cara untuk menyebarkan berbagai macam informasi, benar atau salah, bohong maupun jujur. Berita bohong atau hoax menjadi penyebaran informasi yang paling diantisipasi kepolisian. Sebab, dampak penyebaran berita bohong dapat mengakibatkan perpecahan antarwarga di negara Indonesia.

Dengan semakin dekatnya Pemungutan Suara Pemilu 2024,  Pemerintah dan partai politik bersiap menyambut momen tersebut. Polri pun bersiaga mengamankan Pemilu, termasuk mengantisipasi penyebaran berita bohong atau hoax

Seijin Ka Ops Res Ops Mantap Brata (OMB) Agung Polres Gianyar AKBP Ketut Widiada, S.I.K , Kasatgas Humas Iptu I Nyoman Tantra mengatakan Polri mengedepankan upaya pencegahan Hoax, Jumat/19 Januari 2024.

“Tentu kita lebih mengedepankan lebih baik melakukan pencegahan, untuk melakukan pencegahan itu kita lebih mengedepankan edukasi, upaya-upaya sosialisasi, dan edukasi kepada masyarakat,”  ujarnya.

Lebih lanjut Kasatgas Humas menjelaskan pentingnya Cooling System dalam mewujudkan Pemilu Damai 2024.

"Colling System Pemilu 2024 salah satunya melalui imbauan dimana hal ini sangat penting demi terwujudnya situasi Kamtibmas yang kondusif dimana kegiatan sosialisasi secara rutin dilaksanakan oleh Sub Satgas Sosialisasi, Binmas dan Bhabinkamtibmas" tandasnya. (*)