Dandim Jembrana Paparkan Keberhasilan TMMD Sebagai Role Model Militer Timor Leste


JEMBRANA – Keberhasilan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di wilayah Kodim 1617/Jembrana menarik perhatian internasional. Hal ini terbukti saat delegasi militer dari Republik Demokratik Timor Leste (F-FDTL) meninjau langsung hasil sasaran fisik TMMD ke-127 di Desa Penyaringan, Rabu (04/03/2026).


Rombongan yang dipimpin oleh Letkol Inf. Madiyan Surya (Mabesad) dan Letcol. Laurentino (Chief of CIMIC F-FDTL) didampingi langsung oleh Dandim 1617/Jembrana, Letkol Inf Sy. Gafur Thalib, Delegasi mengawali kegiatan di Kantor Desa Penyaringan sebelum bergerak meninjau berbagai sasaran fisik hasil kolaborasi TNI dan masyarakat.


Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan Subject Matter Expert Exchange – Civil Military Cooperation (SMEE-CIMIC) yang bertujuan menjadikan pola kerja TMMD di Jembrana sebagai referensi program teritorial yang akan diimplementasikan di Timor Leste.


Dandim 1617/Jembrana sekaligus Dansatgas TMMD, Letkol Inf Sy. Gafur Thalib, secara langsung memandu delegasi yang dipimpin oleh Letcol. Laurentino (Chief of CIMIC F-FDTL). Peninjauan diawali dengan melihat akses jalan rabat beton yang kini telah membuka konektivitas ekonomi warga desa.


"Program TMMD ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi manifestasi nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami tidak hanya membangun jalan atau memperbaiki rumah, tetapi juga membangun semangat gotong royong dan kepedulian lingkungan melalui reboisasi," ujar Letkol Inf Sy. Gafur Thalib di sela-sela peninjauan.


Selain infrastruktur jalan, rombongan juga meninjau hasil program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Dansatgas menekankan bahwa pemenuhan kebutuhan papan yang layak merupakan salah satu prioritas dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat binaan.


Lebih lanjut, Dansatgas menjelaskan bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat Jembrana juga menyentuh aspek ketahanan pangan dan gizi melalui peninjauan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).


"Kami merasa bangga Jembrana terpilih menjadi lokasi percontohan bagi delegasi militer luar negeri. Ini membuktikan bahwa pola pemberdayaan wilayah yang kami lakukan melalui TMMD diakui efektivitasnya, bahkan oleh kolega militer dari negara sahabat," tambah Dansatgas.


Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat kerja sama bilateral antara TNI AD dan F-FDTL, sekaligus mempromosikan potensi wilayah Jembrana di kancah internasional hingga berakhirnya rangkaian kunjungan pada 6 Maret mendatang. (*)

Tidak ada komentar: