Siang dan Malam, Polda Bali Hadir Jaga Kedamaian Jelang Nyepi dan Idul Fitri

 


DENPASAR - Menjelang perayaan suci umat Hindu dan Muslim, aparat kepolisian di Pulau Dewata meningkatkan kewaspadaan. Polda Bali memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.


Siang dan malam, personel kepolisian hadir di tengah masyarakat. Patroli rutin digelar menyasar titik-titik yang dinilai memiliki potensi kerawanan, sekaligus membangun komunikasi humanis dengan warga.


Pada Selasa malam (3/3/2026), personel Polda Bali melaksanakan patroli dialogis ke sejumlah balai banjar di wilayah Denpasar yang menjadi pusat aktivitas pemuda-pemudi dalam pembuatan ogoh-ogoh. Petugas mendatangi Banjar Kayu Mas Kaja, Banjar Kayu Mas Kelod, dan Banjar Sumerta Kaja.


Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K. menjelaskan bahwa kehadiran polisi bukan untuk membatasi kreativitas generasi muda, melainkan memastikan seluruh proses berjalan aman dan tertib.


“Tadi malam personel Polda Bali melaksanakan patroli dialogis dengan mendatangi Banjar Kayu Mas Kaja, Banjar Kayu Mas Kelod, dan Banjar Sumerta Kaja. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan tidak membuat keributan, seperti menghidupkan musik keras saat mengerjakan ogoh-ogoh di malam hari,” terang Kabid Humas, Rabu (4/3/2026).



Menurut perwira lulusan Akpol tahun 1998 ini, menjaga suasana tetap kondusif adalah tanggung jawab bersama. Terlebih menjelang hari raya besar keagamaan, toleransi dan saling menghormati menjadi kunci utama.


Tak hanya menyasar balai banjar, patroli juga dilakukan ke sejumlah warung klontong di wilayah Denpasar yang beroperasi 24 jam. Kondisi pedagang yang kerap berjaga seorang diri pada malam hari menjadi perhatian khusus aparat kepolisian.


Dalam kunjungannya, petugas memberikan pesan-pesan Kamtibmas agar para pedagang tetap waspada dan tidak lengah. Polisi juga menyarankan pemasangan CCTV di bagian depan warung sebagai langkah preventif guna mengantisipasi tindak kriminalitas.


“Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dalam menjalankan aktivitasnya, termasuk para pedagang kecil yang mencari nafkah hingga larut malam. Polri bekerja siang dan malam untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tegas Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K.


Ia juga mengingatkan, apabila terjadi atau ditemukan potensi gangguan keamanan, masyarakat diminta segera menghubungi call center Polri di 110.


Dengan langkah preventif dan pendekatan humanis ini, Polda Bali berharap suasana menjelang Nyepi dan Idul Fitri tetap damai, sehingga seluruh umat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan penuh rasa aman. (*)

Tidak ada komentar: